Minggu, 02 Juni 2024

Hai

 Hai 

Saya kembali lagi. Pengen nulis sedikit aja sih. 

Rasanya kangen deh, kadang juga bertanya-tanya, kenapa ya? Kok ga kaya dulu ya? Kok hilang gitu aja ya? Bukanny dulu orang yang paling semngat didepan? Kaya ada yg hilang ya?


Jadi saya kembali lagi kesini, mampir sembentar, mungkin sudah lama tidak berbagi kisah. Sudah lama tidak bercerita. Cerita yang sebenarnya biasa biasa aja, tapi ketika itu diutarakan mungkin rasanya sedikit lega, tidak harus menanggungnya sendiri. Bukannya lebih baik jg mendengar orang bercerita hingga larut dari pada mendengar hal yang tak diinginkan. 

Masih sama kaya yang dulu kok, hanya saja versinya berbeda. Berbedanya yg mana? Mungkin karna lebih dewasa, lebih menerima bahwa satu satu hal yg dulu ingin ternyata masih belum tercapai. Tapi ya gapapa, ga semuanya harus sekarang. Mungkin bukan jalannya. Pdahal dulu udh ditargetin 5 tahn aja limit targetnya terpenuhi, tapi udh jalan 6 kayanya masih jauh ya jalan berlikunya, rintangannya makin banyak, atau karena udah makin dekat kali ya jadi tantangannya makin tinggi. Padahal rasanya ada udh deket banget ternyata belum tercapai capai juga. Hahaha

Ya yg penting bisa nulis lagi, bisa mengutarakan lagi. Bismillah semoga kembali jadi awal yg baik lagi. Makasih utk perjuangannya selama ini. Yok bisa yookk

Sabtu, 04 Mei 2019

Langkah awal

Sore ini dengan secangkir kopi dan hujan yang mengingatkan saya mengenai langkah pertama saya yang saya lakukan ketika saya masuk di dunia kerja.
Entah kenapa rasanya saya sedikit teringat akan momen yang satu dari banyak mengubah hidup saya. Momen ketika saya ragu untuk berpindah ke pulau jawa dalam rangka mencari pekerjaan di jakarta. Sama seperti sore ini keadaanya sedang hujan badai dan tiket pesawat sriwijaya air sudah ada di tangan saya. Tinggal berangkat ke bandara dan kemudian terbang ke jakarta, ya hanya tinggal 2 langkah itu saja. Tapi siapa sangka melakukan hal itu membuat saya benar benar merasa ketakutan. Ada banyal hal yang tiba tiba terlintas di pikiran saya. Mulai dari pesawatnya jatuh padahal itu penerbangan saya yang ke sekian kalinya. Takut disana akan tersesat karna tidak banyak kenalan yang ada disana. Juga rasa takut karna sudah terbiasa nyaman dengan rumah, zona yang membuat saya terlena untuk mencoba di daerah saya saja.

Rasa takut itu pun saya ceritakan kepada teman saya, dan saya bersyukur punya teman yg selalu bisa mensupport saya ketika saya merasa takut, dorongan itu pun juga di bantu dengan panggilan telepon dari ayah saya yang mengatakan untuk terus berangkat melanjutkan perjalanan. Dan akhirnya saya dihantarkan oleh kakak saya menuju bandara dengan mantel hujan plastik untuk menembus hujan di ikuti juga dengan rasa yakin saja dulu, datangin saja dulu toh saya juga ga tau kedepannya seperti apa kan kata saya dalam hati. Akhirnya setelah check in pukul 18.15 wib saya telah ada didalam pesawat dan tinggal landas.

Pukul 19.20 saya akhirnya berada di bandara soetta. Rasa bingung pun juga masih ada dalam diri saya, tapi ketika telah memasuki bus damri menujur jakarta selatan pemandangan kota ini merubah pandangan saya. Kota ini indah dan terlalu banyak menyimpan harapan dari kemacetan yang pengguna jalan alami. Saya melihat wajah lelah mereka dari dalam bis sambil berharap segera sampai rumah dengan cepat, ada yang sedang teleponan juga didalam bis bercerita kepada temannya bahwa ia telah tiba di jakarta dan tak sabar bertemu esok harinya. Dan benar saja perasaan optimisme pun muncul begitu saja karena saya tahu dalam hati mereka tentu mereka tak mau juga melakukan hal seperti ini, ini hanya demi keluarga mereka, harapan dari orang sekitar mereka yang buat ia kuat. Dan semenjak malam itu saya berjanji pada diri saya, apa pun yang saya lakukan ini sudah menjadi bagian dari kejutan yang semesta berikan kepada saya.

Kemudian tepat 1 tahun 6 bulan kemudian, pada tanggal 4 mei 2019 akhirnya saya telah berada di daerah kelahiran saya sendiri. Mungkin tanpa langkah pertama saya ke jakarta dahulu saya tak mungkin bisa bekerja di perusahan Bumn karena tak ditempa oleh kerasnya hidup di tanah jawa jakarta. Hal yang sampai sekarang masih tidak saya percayai bahwa saya bekerja di Bumn di tanah kelahiran saya sendiri.

Sabtu, 16 Maret 2019

Menjadi Teller susah ??? Nih Buat Yang Penasaran Kerja Jadi Teller Itu Gimana.

hai guys, selamat berkunjung kembali di blog saya
kali ini saya kan sedikit bercerita tentang kehidupan menjadi seorang teller
nah bagi temen temen yang penasaran selamat membaca ya

Yang pertama menjadi teller harus teliti
iya menjadi seorang teller kita di haruskan untuk teliti serta disiplin, karena ketelitian ini yang akan menolong seorang teller jika terjadi hal hal yg buruk, bukan hanya merugikan sang teller tapi juga nasabah. Mengapa juga nasabah ? ya karena bisa saja kita salah kirim uangnya, memang nama penerimanya sama, tapi ada no rekening yang berbeda sedikit saja atau salah nominal saat mengirimkan uang. Teliti juga membuat teller bisa terhindar resiko yang paling di hindari oleh semua teller yaitu resiko selisih. Kebayangkan sakitnya kalo selisih karena kesalahan kita sendiri gimana ? hhehe

Yang kedua menjadi teller harus rapi
Menjadi rapi disini bukan maksudnya hannya sekedar penampilan saja, karena penampillan dimana pun apapun kerjaan kita tentu saja penampilan kita tetap harus rapi. Nah maksudnya disini yaitu rapi vouchernya, rapi mejanya, rapi susunan uangnya. Rapinya ruangan teller menurut saya mampu memberikan mood baik dalam bekerja karena jika semuanya rapi tentu saat kita bekerja tidak ada yang mengganggu pikiran kita karena yakin tidak akan ada hal buruk yang akan terjadi serta memberikan kesan baik juga kepada nasabah nasabah kita.

Yang ketiga menjadi teller harus pintar multi tasking
ya dong, menjadi teller kerjaan kita tentu saja tidak hanya menerima uang nasabah atau memberikan uang kepada nasabah, tapi lebih dari itu. bisa saja saat kita sedang melayani kita dituntut untuk mensortir uang jelek dan uang bagus secara bersamaan, dan itu bukan pekerjaan gampang loh. atau saat kita melayani kita juga mesti tau kebutuhan nasabah sehingga saat kita posting sekalian jg kita mesti paham dan tau apa kebutuhan yang diperlukan sama nasabah saat ia menarik uang atau mengirim uang, siapa tau nasabah butuh produk kita hanya saja nasabah malu untuk menanyakannya kepada kita. atau juga saat sore hari saat kita sedang menghitung uang, kita juga harus bisa sembari membuat laporan harian kita sehingga proses selesainya bisa lebih cepat sehingga kita bisa berhemat tidak harus overtime untuk sesuatu yang sebenarnya bisa kita lakukan leih cepat dan tepat.

nah menurut saya 3 ini adalah satu hal yang mesti dimiliki oleh seorang teller. jadi kalo dirangkum menjadi teller itu harus bisa menggali kebutuhan dan keinginan pelanggan secara proaktif dan memberikan total solusi seta  memberikan layanan terbaik dengan cepat, tepat, mudah, akurat dan mengutamakan kepuasan pelanggan. Apa terasa familiar ? ya tentu dong saya mengutipnya dari nilai dan makna perusahaan saya bekerja. menurut saya kalimat itu menjadi standar saya ketika sedang berperan menjadi seorang teller. segitu dulu tulisan saya, nanti akan saya sharing lagi pengalaman pengalaman saya di blog saya ini. see you.


   


Jumat, 08 Maret 2019

Jadi Pegawai Pelaksana Setelah 14 Bulan Sebagai Pegawai Kriya Mandiri

halo teman teman, kali ini saya akan sharing bagaimana ketika telah manjalani 1,4 tahun sebagai kriya Bank Mandiri.

Selamat Pagi ! Semangat Pagi !!!

jadi mungkin ada teman teman yang masih bingung jenjang karir sebagai pegawai kriya di Bank Mandiri. seperti teman teman ketahui Bank Mandiri membuka kesempatan kita untuk menjadi seorang Mandirian. setelah lolos bekerja sebagai pegawai kriya, saya mengalami banyak pembelajaran luar biasa dan mendapatkan sharing yang menyenangkan, entah itu dari internal Bank Mandiri maupun dari eksternal seperti nasabah nasabah Bank Mandiri.

Saya masuk saat 1 minggu sebelum idul fitri 2017, jadi bisa dibayangkan suasananya saat itu bagaimana. nah saat itu benar benar menjadi pengalaman yang luar bisa hebat. menghadapi nasabah yang ramai mengajarkan saya untuk tetap tenang dan berfikir cepat namun tetap ramah. oh iya penempatan pertama saya ada di cabang Kcp MMU Sungai Penuh ( Prov Jambi ). Penempatan kerja saya sangat menyenangkan karna memang berada di daerah dingin yang penuh akan objek wisata terlebih adanya Gunung Kerinci, Gunung tertinggi di Sumatera dan 3 Besar tertinggi di Indonesia.

3-4 Bulan Setelah saya bekerja, saya ternyata di panggil utk mengikuti training basic Kriya di Wilayah 2 Sumatera yaitu Palembang. Pengalaman Trainingnya juga sangat berkesan, bahkan hingga sekarang saya masih suka rindu dengan teman teman training saya, karna banyak dari mereka kisah kisah lucu bahkan inspiratif lahir. dan itu sangat memotivasi saya sekali. Trainingnya berlangsung selama 2 minggu lebih di Mandiri University Palembang. Kadar kebahigiaannya bisa dilihat dari berat badan saya yang dimanjakan makan 5 kali sehari. luar biasa banyak bukan ? menu coffe break sore merupakan salah satu yang saya tunggu karena makanannya benar benar khas Palembang. kekeluargaannya sendiri di kelompok training saya sangat kental sekali seiring dengan budaya di Bank Mandiri. Berikut fotonya saya sharing sedikit 


buat teman teman angkatan saya yang baca, saya sungguh rindu kalian...

Selanjutnya setelah saya balik dari training cabang saya konversi dari cabang Mikro ( Mita Usaha ) ke Cabang Reguler. dan bisa dibayangkan juga dong cabang baru banyak barang barang baru, banyak sekali barang yang kami unboxing contohnya kursi baru. Dan Iya cabang baru banyak tantangan baru lagi, makin banyak acara yang di adakan oleh cabang saya. salah satu pengalaman luar biasa yaitu saya dipercaya menjadi MC di acara Family Gathering Nasabah Prioritas. disana saya berada diruangan yang isinya orang orang luar biasa dan sangat membanggakan karna banyak dari mereka memulai usaha dari 0 dan itu tentu saja jadi pembelajaran yang luar biasa. 

foto saat gedung baru dibuat dan makan malam bersama Area Head Jambi saat peresmian cabang baru
MC saat acara prioritas

Sebenarnya ada banyak pengalaman baru ketika menjadi cabang baru seperti sosialisasi Mandiri Tabungan Bisnis didepan para pegusahan dalam Acara Smart Bisnis Maps dan lain sebagainya. selanjutnya setelah 1 tahun lewat 1 bulan saya diberi kesempatan untuk mengikuti tes Under Mandiri. tesnya ada 3 tahap. dan alhamdulillah saya lulus di 3 tes tersebut. selama prosesnya saya jalani dengan nyaman dan tenang karna memang didoakan dan disupport full sama teman teman cabang. untuk lebih rinci nanti dilain kesempatan saya ceritakan ya guys.
Dan juga didalam Proses Menuju pegawai pelaksana, ada 2 momen terbaik yaitu Training lagi, ketemu lagi deh sama temen teman yang lama walau sebagian ditambah teman teman yang baru lagi dan momen selanjutnya yaitu ulang tahun Bank Mandiri yang di rayakan bersama sama dengan mengundang Band Andra and The Backbone. 2 ini merupakan momen terakhir saya di cabang sungai penuh karena sehari sebelum keberangkatan saya mendapatkan SK penempatan baru di Kabupaten yang berbeda. Sedih sih udh 1 tahun sama sama tapi harus pindah, tapi ya namanya tugas tetap harus dijalankan dengan kebahagiaan karna akan ada pengalaman baru lagi. hehe

Nah buat teman teman yang sedang tes Kriya di Bank Mandiri jgn ragu ya soal jenjang karirnya, karena jenjang karirnya sangat jelas, dan juga masalah salary yg sering ditanyakan di tulisan saya sebelumnya juga lumayan gede kok apalgi ketika kita udh under bisa jauh lebih gede lagi salarynya. berkut saya sharing sedikit ya foto-foto momen terakhir saya di cabang yang lama sebelum pisah. hehehe

momen saat konser andra and thebackbone ultah mandiri

peserta training yg kedua.


Nah cukup itu dulu yang bisa saya sharing, nanti dikesempatan selanjutnya akan saya sharing lagi ya.
salam hangat utk seluruh mandirian.
one heart one mandiri :)





Sabtu, 25 Agustus 2018

Menikmati senja di Lapangan Merdeka Kota sungai Penuh

Yuk berlibur di kota sungai penuh jambi !!!
Sore ini saya berkesempatan untuk menikmati senja di kota sejuk ini. Sebagai tempat pariwisata yang tiap tahun di kunjungi, Sungai Penuh memiliki salah satu tempat yang wajib kamu kunjungi yaitu Lapangan Merdeka.
Berletak di pusat kota sungai penuh, lapangan merdeka ini penuh dengan orang orang yang ingin menikmati keindahan di kota ini. Ada banyak permainan yang bisa di nikmatin oleh anak anak, remaja bahkan dewasa. Di lapangan merdeka banyak tempat permainan anak seperti mobil mobilan, sepeda, becak mini dan lain sebagainya. Bahkan bermain sepak bola disini pun juga bisa karna luasnya lapangan merdeka ini.
Bagi remaja lapangan ini pun dimanfaatkan oleh mereka, tersedia wahana joging track, panjat tebing, skate board park maupun wifi yang bisa membantu produktivitas anak anak muda yang butuh menyalurkan ide ide kreatif mereka di era digitas ini. Ada banyak saya lihat para remaja memanfaatkan fasilitas yang ada untuk dinikmati.
Bagi orang dewasa pun tempat ini juga membantu mereka untuk menikmati waktu keluarga bersama. Tentu saja punya waktu utk bersantai bersama keluarga menjadi suatu hal yang paling menyenangkan untuk dilakukan. Oh iya lapangan merdeka ini juga menjadi tempat untuk berlatih karate, hanya saja sore ini saya tidak menemukannya karna mungkin beda jadwalnya.  Dan juga untuk nongkrong disini tak perlu khawatir akan lapar dan haus, karna ada banyak jajanan tradisional yg bisa beli untuk menemani sore yg indah dilapangan ini.
Di tempat ini, saya merasakan suatu energi yang luar biasa, melihat anak anak yang riang bermain kesana dan kemari, melihat para remaja aktif melakukan kegiatan yang produktif, serta melihat orang tua yang senang melihat tingkah lucu anak anaknya. Senyuman mereka benar benar menularkan energi positif dalam diri saya. Entah mengapa saya merasa kebahagiaan itu bisa di tularkan walau tanpa kita mengenalnya. Terima kasih Pemerintah Kota Sungai Penuh karna telah menghadirkan tempata suguhan yang menyenangkan di Kota Sungai Penuh




Jumat, 17 Agustus 2018

Dirgahayu Indonesiaku 🇮🇩🇮🇩🇮🇩

Dirgahayu Indonesiaku
Sudah 73 tahun usiamu, sudah berapa banyak orang yg memanjaatkan doa untukmu, doa utk hidup sejahtera, hidup utk aman sentosa, hidup utk nyaman melakukan segala sesuatu hal.
Bagiku generasi yang tak mengalami betapa beratnya sebuah perperangan, betapa perihnya mengalami rasa kehilangan pasca perang hal ini mungkin bakal terasa biasa saja, padahal ada banyak darah dan air mata untuk bisa mengibarkanmu di udara negeri ini.

Semalam, saya melihat video anak yang viral yang mengesampingkan nyawanya memanjat tiang bendera karna talinya yang putus, kabar terbaru jg yang saya baca anak tersebut akan diajak menonton asian games secara gratis, tentu  dia juga tak menyangka akan seviral itu karna ia hanya anak kecil polos ceria yang ikhlas, ada rasa kebanggaan baginya melihat bendera merah putih berkibar di udara di daerah yg berbatasan dengan negara tetangga, daerah yang jarang di ekpos media, daerah pertama yang menyambut warga negara lain jika ingin mengunjungi Indonesia. Ketika saya melihat ia memanjat pikiran pertama saya adalah maaf dek saya ga mampu memberikan kamu hadiah sepeda, saya hanya mampu mendoakan mu agar sehat selalu, menjadi pribadi yg cerdas serta menjadi seseorang yang ikut serta dalam pembangunan negara ini. Dan kedua yang saya pikirkan apakah ia tidak takut akan keselamatannya, tapi setelah di pikir lagi, mengapa harus takut jika namanya akan selalu dikenang, merah putih baginya harga mati, jiwa suci nya tidak akan terpirkirkan bagaimana dia, tapi bagaimana bangsanya, bagaimana sedihnya pahlawan yang menangis mendengar kabar bendera tak bisa berkibar di hari kemerdekaannya. Semangat adik ini memang sungguh luar biasa, ia memberikan tamparan keras kepada kita termasuk saya bahwa ia yg berada di barisan pertama negara kita tetap memiliki rasa bangga yang sangat tinggi akan negara ini, mengapa kita yang menikmati pembangunan secara nyata memiliki rasa sikap masa bodoh akan perjuangan negeri ini, bukankah kita lebih mendapatkan manfaat lebih dari negara ini, tapi kenapa feedback yg kita berikan lebih sedikit, kurangkah negara ini memberikan hal hal baik kepada kita ?

Kembali ke diri saya sendiri, setelah melihat video viral tersebut saya hanya ingin mengucapkan terima kasih dek untuk tetap memberikan saya harapan utk bisa melakukan sesuatu yang lebih untuk negara ini, salam hangat saya utk semangat yang sangat luar biasa itu, terima kasih telah menginspirasikan saya. Saya tunggu kabar mu beberapa tahun kemudian dalam rangka pembangunan negara ini, amin.

Senin, 06 Agustus 2018

Udah, sabar aja ya

Udah sabar aja ya ☺️

Sudah lama sekali rasanya tak menulis, sudah terlalu lama keluh kesah tak tertuang dalam tulisan. Ada banyak kekecewaan yang kadang muncul karna rasa hati yang rasanya kurang lapang. Mungkin karna rasa syukur itu sudah menipis, mungkin karna terlalu di beri nikmat hingga rasa susah datang rasanya tak mau di terima.

Malam ini saya kembali membuka catatan lama saya, tulisan tulisan yang pernah saya tulis rasanya berbeda dengan diri saya yang sekarang. Entah apa yang berbeda tapi rasanya sangat kurang. Oh mungkin karna dulu mendapatkan nikmatnya proses berjuang sehingga rasa susah sangat mudah di tolerir, berbeda dengan sekarang yang rasanya terlalu lapang ketika sejengkal aja di ambil rasanya sempit sekali.

Iya, memang sekrang masanya udah beda, catatan lama hanya bisa mengingatkan siapa kita dan mengapa kita ada disini. Kembali ke judul yang membahas iya sabar aja, ini merupakan salah satu perasaan yang saya alami sekarang. Bekerja jauh dari keluarga ? Iya sabar aja, nanti juga ada masanya, toh yang diberikan perusahaan rasanya sangat banyak dengan pengalaman yg luar biasa indah. Ga punya teman di tempat tinggal sekarang ? Iya sabar aja, masih ada media sosial kok utk menanyakan kabar atau sekedar bernostalgia mengingat masa-masa perjuangan. Semua selalu punya alasan kenapa Allah Swt menempatkan kita di suatu tempat, pasti selalu ada alasan yang menyenangkan yang setiap hari kita rasakan hingga rasa syukur itu tak henti hentinya di ucapkan. Rencana setiap manusia memang indah, tapi bukankah rencananya jauh lebih indah ? Siapa yang menyangka dulu saya harus kuliah di Bengkulu, Kota asing yang awalnya malas untuk di tempatin, tapi kini menjadi kota indah yg selalu dirindukan karna banyaknya pelajaran hidup yg di dapatkan, banyak teman teman luar biasa yang merubah pola pikir saya menjadi dewasa, bahkan rasanya ingin setiap saat rasanya ingin selalu liburan kesana. Begitupun disini, Kota yang sangat dingin ini menyimpan banyak panorama indah yang buat setiap melihatnya berfikir, Masya Allah betapa indah alam ciptaanmu.

Jadi bagi kamu mungkin yang sekarang rasanya berada diluar zona nyamanmu, ya udah sabar aja. Nanti juga terasa kok nikmatnya, nanti juga terasa kok manfaatnya. Syukurin saja, nikmati saja prosesnya. Nanti suatu saat kamu juga bakal nerima kok manfaatnya. Jadi sabar saja ya 😉☺️

Rabu, 28 Februari 2018

Terkadang rindu juga

Hallo sahabat, apa kabarmu disana ?
Sudah lama sekali ya rasanya tak bertemu, ku dengar kau sudah diterima di perusahaan bonafit ya ? Bergabung sama team hebat dan tentu akan membuatmu menjadi lebih hebat pula.
Aku hanya ingin menyampaikan terima kasih atas semua yang telah kalian berikan kepadaku, aku bukan apa apa tanpa kalian. Terlalu banyak kenangan indah yg sulit utk dilupa, bahkan saat susah pun mengingatkan saya utk jangan pernah menyerah.

Oh iya ku sempat buka akun facebookmu, kulihat kau sedang asik bersama teman barumu, iya dikehidupanmu yang baru tentu kau membutuhkan teman baru utk beradaptasi dengan cepat. Tapi percaya lah kawan, disaat kau mulai putus asa akan pekerjaan baru mu dan temanmu ku siap utk mendengar keluh kesahmu, sama halnya seperti kau mau menerima keluh kesahku dulu.

Oh maaf kawan buka  utk menolak melihat kedepan, tapi sejujurnya aku memang terlalu nyaman bersama kalian. Semuanya terasa mudah jika ada kalian, terlalu banyak kebahagiaan yg dirasakan walau harus banyak menderitanya. Jika bukan kalian dan keluarga untuk apa saya harus mengejar karir sesukses ini. Semua yang saya kejar tentu utk kalian juga, ku ingin segera menemuin kalian satu persatu satu. Mengucapkan rasa terima kasih dan rasa hormat yg begitu tinggi atas bantuan kalian.

Oh kawan senang rasanya jika kalian ada disini sekarang, bahkan melihat kalian di media sosial memposting sesuatu pun aku masih juga merasakan kebahagiaan kalian. Melihat kalian melanjutkan studi keluar negeri, melihat kalian mengabdi di pelosok negeri, melihat kalian mencoba berwirausaha yang semoga dagangan terus laris diborong pembeli.

Suatu kebanggaan bagiku kenal kalian, kalian membuatku mampu berdiri tegak tanpa ragu melawan angin yang sangat kencang. Dari lagu monokrom tulus yang saat ini kudengar terimalah salam rinduku yg besar untuk kalian orang orang hebat yang beruntung untuk ku kenal :)

Selasa, 23 Mei 2017

Pengalaman tes kriya bank mandiri

Buat yang bingung tentang cara tes bank mandiri utk kriya mandiri, saya mau membagikan sedikit tentang pengalaman saya, semoga membantu untuk teman teman yang sedang atau akan melakukan tes.

Seleksi berkas, pertama ada seleksi berkas adm dulu, saat memasukan lamaran kerja saya melampirkan cv, ijazah dan transkrip, fotokopi ktp, pas foto 4*6 1 lembar dan surat lamaran tentunya. Jarak saya dipanggil setelah mengantar lamaram berjarak 1 bulan. Jadi teman teman yg sedang mengirim lamaran tunggu aja sambil mempersiapkan diri.

Selanjutnya interview awal, interview awal ini biasanya tidak lama karena ada banyak orang yang akan di interview oleh pihak bank. Jadi saran saya ketika memperkenalkan diri, perkenalkan diri teman teman secara singkat dalam 2-3 menit paling lama tetapi telah menunjukkan jati diri dan kemampuan yang teman teman miliki karena pihak bank tidak punya banyak waktu untuk mendengar cerita teman teman karena sibuk dan banyaknya peserta yang mau di interview jg. Saran saya juga gunakan pakaian yang rapi dan sopan. Sebisa mungkin rambut tidak melewati telinga dan tidak ada kumis ataupun jenggot.
Dan juga sebelum interview dimulai teman teman juga diukur tinggi dan berat badan oleh pihak bank. Dan kebetulan saat itu saya menjawab ingin di posisi front liner dari pada posisi back office.

Selanjutnya ada tes psikotes. Tes psikotes ini dilakukan online. Jadi kita menjawabnya diruangan yang telah dipersiapkan komputernya. Utk front liner tesnya tidak lama hanya soal hitung hitungan dan ketelitian saja. Jadi saran saya teman teman sebelum tes telah sarapan agar tidak terganggu konsentrasinya, belajar mengetik secara cepat dirumah dan persiapkan alat bantu sperti kalkulator dsbnya utk mengerjakan soal yg telah disediakan. Dan juga utk back office ada tes korannya jadi lebih lama tesnya dari pada frontliner.

Selanjutnya interview akhir, saat interview akhir saya menggunakan dasi karena yg menseleksi adalah atasan kita. Interview akhir lebih ketat menurut saya, kita akan diberikan contoh kasus dan bagaimana menyelesaikannya. Saran saya banyak membaca tentang perkembangan perekonomian dan perbankan terkini. Karena saat itu wawasan teman teman di uji juga. oh iya jarak antara psikotes dengan interview akhir ini sekitar 2 bulan saya menunggunya.

Jika lolos interview akhir teman teman akan dihubungi oleh pihak bank untuk mempersiapkan berkas berkas yg harus dilengkapi seperti skck, surat keterangan sehat, surat bebas narkoba, fotokopi ijazah dari sd hingga s1.

Nah itu pengalaman saya tes dibank mandiri. Saya rasa hampir sama dengan tes yang lainnya. Semoga yg sedang membaca postingan ini pada lulus semua ya, amin.

Kamis, 18 Mei 2017

Sang Pemimpi

Bersyukurlah pada yang maha kuasa
Hargailah orang orang yang menyayangimu dan selalu ada setia disisimu.

Iya, saya selalu bersyukur dengan rencana yang telah Allah Swt berikan kepada saya. Saya bisa berdiri tegak seperti sekarang tentu tak lepas dari orang orang sekitar saya yang membuat saya menjadi pribadi lebih baik. Banyak orang orang hebat yang hadir disekitar saya yang membantu saya melihat suatu hal menjadi lebih dalam dan teliti.

Dalam pencarian jati diri, saya salah satu orang yang dulunya bingung masa depan saya seperti apa. Banyak ketakutan dan sebuah ke khawatiran yang hadir dalam menjalani hari. Tapi sekali lagi roda roda terus berputar menuntun saya bertemu orang orang hebat yang menguatkan saya bahwa jika saya akan terjatuh nanti mereka akan terus menolong saya.

Memang tak akan mudah mengejar mimpi, ada banyak keringat yang dikeluarkan, ada tangisan air mata yg keluar memohon ridoNya bahkan ada materi yang harus dikeluarkan. Sampai sekarang pun saya terkadang tak henti henti berdoa kepada yang maha kuasa untuk terus menjaga semangat saya karna tak sering saya menemui kegagalan, jalan buntu dalam karir saya. Tapi ada satu yang saya yakini, segala sesuatu itu telah dituliskan olleh Allah Swt sebelum saya lahir, yang harus saya lakukan hanya terus berusaha dan berdoa melakukan sesuatu sebaik-baiknya sampai pada akhirnya Allah Swt mengatakan oke kamu layak mendapatkannya.

Terkhusus kepada teman - teman yang masih mengejar mimpi, teruslah semangat utk mengejar mimpi, jangan jadikan keluh kesahmu menutup mimpimu. Jika nanti kamu kehilangan semangat mu, datang la kesini bersama kita bisa menjadi lebih kuat. Salam hormatku atas mimpi - mimpi besarmu :)

hold my hand
we gonna reach the impossible
paint our life, and make it beautiful
we can be whatever we want to be.

 

Rabu, 15 Maret 2017

Kenapa harus kecewa ?

Karena sebaik-baik rencana kita, rencana Allah Swt lebih indah.

Ya kata kata itu adalah kata kata yang tepat menurut saya saat ini, ketika saya telah menghabiskan waktu dan tenaga untuk suatu hal dan ternyata hal tersebut ternyata tetap bukan rezeki saya.

Kabar kurang baik pun saya kabarkan kepada keluarga saya, sedih tentu saja, kecewa pasti ada, dan hal itu juga dirasakan oleh keluarga saya. Karena memang mereka berharap saya berhasil di bidang itu.

Tapi sekali lagi, ini juga pembalajaran kepada saya untuk bisa bangkit ketika terjatuh. Memang saat kemarin saya gagal tapi saat itu juga saya berhasil bangkit dari kegagalan tersebut. Keyakinan rezeki Allah Swt yang maha luas membuat saya yakin bahwa setiap kita mencari pasti akan menemukan. Setiap saya gagal ada kesuksesan yang direncanakan Allah kepada saya di kemudian hari.

Dan satu hal yang saya tekankan dalam diri saya yaitu melompat ke dalam laut tidak akan membuat saya tenggelam, karena yang membuat saya tenggalam yaitu karena saya berhenti bergerak. Ya saya akan terus bergerak agar saya merasakan hidup yang sesungguhnya.

Minggu, 26 Februari 2017

Karena hidup selalu tentang pembelajaran

Malam ini saya sedang menunggu pesana nasi goreng yang sedang dimasak. Saat menunggu, saya mencoba berfikir dan merenung sejenak tentang perjalanan saya seminggu ini.

Perjalanan saya 1 minggu ini mungkin sedikit padat berbeda dengan minggu minggu sebelumnya. Pada minggu ini saya menyempatkan pergi ke ibu kota jakarta dengan keadaan ragu jadi pergi atau tidak. Hujan menjadi keraguan saya hingga akhirny saya mendapatkan keyakinan pergi setelah menerima panggilan singkat dari orang tua saya. Seketika itu hujan yg lebat itu saya tak perdulikan sama sekali, dengam keadaan hujan saya memacu kendaraan saya hingga akhirnya tiba di bandara sultan taha kemudian mendarat di bandara soekarno hatta.

Tiba di bandara soekarno hatta saya dipertemukan dengan adik sepupu saya yang sudah lama sekali rasanya saya tidak berkomunikasi dengannya, saya terus bercerita hingga saya menyadari kota ini masih terlalu sibuk walau waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam.

Keesokan harinya saya mengikuti kegiatan yg di adakan oleh sebuah perusahaan swasta. Saya di hantarkan oleh teman saya untuk sampai di lokasi kegiatan. Kegiatannya cukup menyita waktu hingga sore hari. Setelah kegiatan tsb saya memutuskan menggunakan uber motor utk pulang yang akhirnya menuntun saya utk tidak sampai pada tempat tinggal saya, sontak saya sempat menjadi panik karena baru pertama berjalan sendiri saja saya sudah nyasar, untungnya saya dpt menenangkan diri dan tenang agar bisa mengambil keputusan tepat. Hingga akhirnya saya mencoba menggunakan uber lagi tetapi yang menggunakan kendaraan roda 4.  Dengan menggunakan jalan tol saya akhirnya berhasil sampai dilokasi tempat tinggal saya dengan waktu 2 jam lebih sedikit.

Bagi saya perjalanan hari pertama saja saya mendapatkan sebuah pelajaran berharga dalam hidup. Pertama kita tak boleh hanya mengandalkan orang lain dalam mencapai target yang kita yakini. Karna pada dasarnya ketika gelap datang bayangan pun tak bisa membantu bahkan menemani kita. Yang kedua tenang dan berfikir efektis menjadi hal yang pertama dilakukan ketika kita sedang di posisi sulit. Mengambil keputusan dg gegabah tentu akan makin mempersulit posisi kita apalagi dalam keadaan sulit.

Alhamdulillah yang bisa saya ucapkan. Hari pertama bagi saya Allah swt langsung memberikan pelajaran hidup yang penting kepada saya bahkan hingga hari hari selanjutnya yang nanti akan saya ceritakan lagi di tulisan selanjutnya. Kisah yang tak kalah pentingnya dari hari pertama saya di ibu kota negara Indonesia ini. Bagi saya ini bukan hanya perjalanan tentang diri saya, tapi ini juga merupakan tentang pelajaran hidup. Bahwa hidup harus terus bergerak untuk mencapai keadaan yang kita harapkan.

Senin, 23 Januari 2017

#Traveling Wisata Rohani Merangin

Hari ini saya berkesempatan utk melihat langsung masjid kebanggan baru masyarakat merangin. Debutnya yang dimulai saat kegiatan Mtq Provinsi Jambi memudahkan masyarakat jambi untuk mengenal masjid yang baru dibangun ini.

Pertama saya dibuat kagum dengan keindahan masjid ini. Selain indah, masjid ini juga nyaman karna luas dan mampu menampung banyak orang dalam setiap kegiatannya. Bahkan karena keindahannya pula membuat banyak orang untuk berhenti sejenak beristirahat dari perjalanan, singgah sholat, atau berfoto foto karena banyaknya spot foto indah yang bisa di ambil dari masjid ini.

Masjid ini juga dilengkapi dengan tulisan yang menambah kesan islam dalam keberadaanya. Menggambil pepatah minang lama. Tulisan ini sunggu menggugah hati saya. Tulisannya yaitu " Adat bersendi syarak, syarak bersendi kitabullah " yang menegaskan bahwa adat yang ada di merangin ini selalu berpedoman kepada kitab suci alquran sebagai landasan hidup bermsyarakat dan beragama. Hal ini pula yang menjelaskan bahwa kedamaian yang ada didaerah merangin karena masyarakatnya yang selalu berpegang teguh kepada ajaran alquran dan hadist sehingga kebhinekaan selalu terhaga dalam kehidupan seharinya.
Nah bagi teman teman yang ingin berfoto ria dimasjid ini saya sarankan utk berfoto pada sore hari karena cuaca disini sangat panas utk siang harinya, hal ini saya sadari bagaimana kulit lengan saya berubah menjadi merah karena mengambil foto ini pada siang hari. Tapi kalo teman teman ingin memaksakan diri untuk foto disiang haribya silahkan saja, toh kan yang punya keputusan ya rekan rekan sendiri. Haha
Kemudian disekitar masjid ini terdapat balai adat kabupaten merangin dan pondok pesantren yang menemani keindahan masjid ini, balai adatnya pun juga menarik sebagai objek foto karena balai adatnya memang dibuat sebgai ciri khas merangin sehingga ketika foto bisa juga bernuansa ethnik.
Nah bagi teman teman yang tertarik ingin mengunjunginya silahkan datang di jalan lintas sumatera dusun bangko. Mari meramaikan masjid :p haha





Kamis, 27 Oktober 2016

Sumpah pemuda

Cinta tanah air, berbangsa satu dan dan berbahasa satu. Benarkah demikian ? Benarkah itu yang menjadi pedoman pemuda yang sekarang ? Jika kamu berkata benar itu sikap yang benar, coba deh kamu pikir lagi.

Berbangsa satu, bangsa indonesia. Bangsa kita memiliki banyak suku dan ras baik dari sabang sampai merauke, dibawah payung bhineka tunggal ika kita mengatakan bahwa kita adalah bangsa yang satu. Tapi sejauh apakah satu itu ? Sejauh mayoritas berkuasa atas minoritas ? Atau sejauh minoritas yang merasa tinggi atas mayoritas ? Mengapa saya berkata demikian, terkadang bagi sebagian minoritas mayoritas dianggap mendiskriminasikan minoritas. Padahal bisa mayoritas hanya berusah menjalankan apa yang mereka pedomankan dalam kehidupannya tanpa bermaksud menyakiti minoritas, menjalankan sesuatu yg menjadi kewajiban mayoritas walaupun bagi minoritas itu merupakan sebuah perbedaan yang mungkin tidak mendasar.
Fenomena ini benar benar terjadi sekarang di negeri kita, apa yang kita anggap benar terkadang itu salah, bahkan terkadang yang kita anggap itu benar ternyata itu salah. Sudah cukup rasanya kita merusak tenun kebangsaan kita karna sebuah kepentingan pribadi atau golongan. Jika kamu muda dan baca kalimat ini, saatnya kita berfikir dan merenung kembali, sudah sejauh mana kamu mengamalkan sumpah pemuda mu ?

Jumat, 19 Agustus 2016

SM3T, Dari anak bangsa yang mencintai bangsanya

Saya memiliki seseorang yang juga sangat saya kagumi, dan saya sangat membanggakannya.

Melebihi saya, ia telah duluan menunjukkan sikapnya sebagai anak yang benar benar mencintai negerinya, mencintai bangsanya dengan rela terjun ke daerah terluar, terdepan dan terpencil untuk mengajar melunasi janji kemerdekaan, adakah sikap ini sikap memalukan ? tentu tidak ini adalah langkah kongkrit dari ia menyinari pendidikan kepada calon penerus bangsa setelah ia, saya dan juga kita nanti.

Ketika ia memutuskan untuk ikut Sm3t tidak ada hal yang membuat saya terpukau, namun makin kesini makin mengharukan semangatnya bagi saya dan juga dilema didiri saya, iya mungkin karena ia sosok yang menginspirasikan saya sehingga saya ingin terus di sekitarnya untuk bisa melihat ia dengan cahayanya disini. Tapi ternyata ibu pertiwi telah memangilnya dan membutuhkannya, karena cahaya sangat diperlukan buka hanya untuk saya aja, tetapi juge mereka yang berada di daerah terpencil,

Sukses terus mba Sm3tnya, terus bersinar memberikan cahaya kesiapa saja yang membutuhkannya :)

Jumat, 24 Juni 2016

Titik balik ?

Sudah lama sekali rasanya tidak menulis, saya hanya ingin mengshare sedikit pandangan saya akhir-akhir ini, sudah banyak hal yang telah saya lihat dan amati dalam beberapa waktu ini. Karena terlalu banyaknya hingga tak terasa bulan ramadhan bulan yang penuh dengan berkah ini akan segera berakhir, hanya menunggu beberapa hari saja kita akan bertemu dengan idul fitri, bulan kemenangan. Tapi benar kah kita benar benar menang atau saja kita yang merasa menang sendiri ?

Banyak hal yang saya amati di bulan ini, mulai dari masih kurang sabarnya kita di lampu merah, masih gampangnya kita menyakiti perasaan orang lain, dan masih gampangnya kita menjadi seorang raja disaat teman kita yang lain sedang susah memperjuangkan sebuah kesuksesan bersama, lalu dengan gampangnya berkata semua itu sukses karena kita padahal dalam keadaan nyatanya kita hanya menjadi orang yang paling besar tertawanya ketika melihat teman kita sedang bekerja.

Tapi ini semua bukan hanya tentang yang saya katakan di paragraf diatas, tapi ini tentang saya, saya merasakan sedikit adanya pergeseran nilai yang ditemui disekitar saya dan kita. kemudian dari pergeseran itu, anehnya saya mulai menyadarinya ketika sedang berdiskusi ringan dengan teman lama saya. saat berdiskusi saya hanya bisa diam dan ga bisa berbicara banyak, saya hanya bisa mengiya kan apa katanya karna memang apa yang ia katakan benar, bahkan yang dikatakannya pun saya sendiri juga melakukannya bahkan saya menikmati apa yang saya puja-pujii itu.

Memanng terkadang diskusi ringan ini lah yang mampu membuat kita sadar kembali, mengingatkan siapa kita, dan bagaimana harusnya kita bersikap. saya pun menyadari, akhir akhir ini saya terlalu senang menjadi langit yang lupa dimana saya harusnya berada, lupa bagaimana peran saya yang seharusnya saya ambil, bukan asik dengan diri sendiri begitu saja, lupa bahwa masih banyak diluar sana yang tidak seberuntung saya sekarang.

Pada akhirnya saya menyadari, bulan ramadhan ini telah saya rasakan 20 kali, begitu juga dengan idul fitrinya, tapi apakah setelah melewati 20 kali ramadhan dan idul fitri saya hanya menjadi pribadi yang kemarin kemarin lagi ? sudahkan saya mengintropeksi diri ini agar menjadi titik balik di diri saya ? sudah berhasil kah saya melakukannya ? oh ternyata, masih terlalu banyak amarah yang saya keluarkan, masih banyak saya menyakiti perasaan orang lain, masih terlalu banyak saya kurang bersyukur di setiap keadaan yang saya alami. yang menjadikan ini seolah olah lantas ini hanya bulan yg menjeadi seremonial begitu saja di praktiknya. 

Momen ramadhan yang ke 21 ini lah yang menjadi harapan saya, menjadi pribadi yang benar benar baru dan bersih, bukan hanya menjadi pribadi yang bersih dengan sebuah embel embel kosong saja. menjadi pribadi yang benar benar bisa jadi panutan baik, yang bisa jadi contoh dari gaya bicaranya, sabarnya dan lain sebagainya. jadi, masih ingin menjadi pribadi yang biasa saja gung ?

Minggu, 15 Mei 2016

Bagimu Negeri, Jiwa Raga Kami

Bagimu negeri, jiwa raga kami. 

Indonesiaku saya mencintaimu selamanya, saya mencintaimu dengan segala kekurangan dan kelebihanmu negeriku, selalu akan saya jaga kehormatanmu seperti saya menjaga impian saya membawamu menjadi negara yang dihormati dan disegani dengan segala perjuanganku.




kita semua tentu capek, kita semua tentu jenuh, kita semua resah dengan keadaan negeri kita ini, tapi haruskah itu menjadi pengahalang kita untuk mencintai negeri ini ? haruskah ini menjadi alasan merdu kita sehingga tidak memberikan jiwa raga kita untuk menjadikan negeri ini menjadi negeri yang indah, yang nyaman, yang menyenangkan untuk didongengkan kepada anak cucu kita nanti ?

Coba dipikirkan lagi ? apa yang telah kita lakukan untuk negeri kita yang tercinta ini ? hal-hal apa saja yg telah kita lakukan agar ibu pertiwi berbangga haru melihat apa yang telah kita perbuat ? kalo belum ada coba renungkan ini. selama kita hidup di negeri ini, makanan yang kita makan hasil dari tanah mana ? minuman yang kita minum hasil dari air mana ? oksigen yang kita hirup dari udara mana ? dari sedikit hal yang ditanyakan itu, adakah sumbangsih atau ucapan terima kasih serta syukur kita kepada negeri yang indah ini ? 

Oh ayolah kawan, Negeri ini memang penuh dengan sampah yang berserakan dimana-mana, banyak sarana tranportasi yang tidak memadai, banyak ketimpangan yang terjadi, listrik yang tidak tersedia di berbagai daerah, bahkan ada anak anak yang harus mempertaruhkan nyawanya melewati jembatan hanya untuk mendapatkan pendidikan yang belum tentu layak di sekolahnya. 

Dengarkan ini kawan, Ibu pertiwi telah memanggil kita, ia telah terlalu banyak kehilangan suara karna teriakan panggilannya tak terdengar oleh kita. ia menunggu kita dengan sabar agar kita mendengarkan panggilannya sembari menunggu hal indah apa yang akan kita buat untuk negara ini. lalu hal apa yang harus kita lakukan ? Oh tentu saja pertanyaan itu tak perlu saya jawab, karena kita tahu apa yang bisa kita perbuat dengan kemampuan kita sendiri. Jadi, kapan pernyataan 'bagimu negeri, jiwa raga kami' ini kalian mulai amalkan ?

Jika kau masih ragu dengan apa hal yang apa yang kau buat ? Silahkan menoleh kebelakang, lihat dan pelajari, Banyak pahlawan yang tak bernama itu tetap berteriak merdeka walapun ia tahu bahwa ajal akan menjemput sesaat setelahnya.


Ibu pertiwi memang tidak meminta apa apa kepada kita, ia mungkin hanya meminta tolong jaga negeri ini dengan penuh cinta dan kasih. tapi terkadang hal yang harusnya gampang dilaksanakan itu hanya menjadi mimpi semata. masalah suku, masalah ras, masalah agama adalah pemandangan biasa yang sering dan mudah sekali kita temukan sekarang di Indonesia. Haruskan ini kita biarkan saja terus berlansgung hingga ini jadi penghambat kita untuk menjadi negara yang berhasil melunasi janji kemerdekaannya ?

Senin, 09 Mei 2016

Mengapa takut berbuat baik ?

Indonesia tuh ga kekurangan orang baik, hanya saja banyak sekali orang baik yang diam dan mendiamkan.

Saya dulu juga punya pemikiran yang sama, lebih baik berbuat baik dulu untuk diri sendiri, fokus menata diri dulu agar punya karir yang bagus. Tapi di perjalanan hidup saya, saya mulai menemukan hal hal baru yang akhirnya membuka mata dan pikiran saya. Saya yang waktu itu hobi sekali bermain twitter, saya menemukan gagasan baru, pandangan hidup yang baru. Saya menemukan sosok Anies Baswedan dan Komunitas Turun Tangannya. Dari pandangannya saya menemukan satu hal, ada hal baik yang bisa saya bagikan kepada negara yang saya cintai ini. ada hal yang indah yang bisa saya ceritakan kepada saudara-saudara kita yang telah hilang harapannya di negara kita ini. Dan momen yang paling menyentuh dari Anies Baswedan dan Komunitas Turun Tangan ini saya temukan dalam video ini



Sosok Anies Baswedan dan Komunitas Turun Tangan melalui video ini lah yang membuat saya benar benar meneteskan air mata, ada banyak saudara kita yang membutuhkan pertolongan kita tapi kita hanya mendiamkan kejahatan itu sendiri, terlalu banyak dari kita yang memilih bungkam dan membiarkan itu terjadi agar sosok kita tetap suci dan bersih dari segala macam resiko hidup. Oleh karena itu, mulai lah ikut campur dan turun tangan. Tiap dari kita memiliki peran dan tugas masing masing dalam mengembalikan tone positif ke tiap titik bangsa ini.




Jangan takut berbuat baik, berubuat baik tidak hanya menguntungkan diri sendiri tapi juga orang yang ada di sekitarnya. Teruslah menjadi pribadi yang positif dalam memajukan bangsa ini. Saatnya kita memiliki masalah dan turun tangan. Pilih turun tangan atau urung angan ? Saya pilih turun tangan.  Pejuang bukan ? Kalau Pejuang Hadapi

Saya benar benar orang menyukai dan mengagumi sosok Anies Baswedan ini jauh sebelum ia seterkenal sekarang, saya salah satu orang yang berharap ia menjadi presiden Indonesia di tahun 2014 kemarin dan masih menunggu aksinya di tahun 2019 nanti. Cara bahasa, cara penulisan dan cara berfikir saya selama ini adalah salah satu buah pemikiran yang dilahirkan oleh Bapak Anies Baswedan yang selalu menginspirasi saya hingga saat ini.




Sabtu, 09 April 2016

Sang Pemenang !

Mungkin mereka bulan, tapi ingat kau matahari
cahaya mereka darimu 

Saat menulis tulisan ini saya masih tetap tak percaya bahwa apa yang saya dan teman teman lakukan dalam 1 periode ini di kepengurusan Bem Fisip KBM Unib telah pantas memenangkan nominasi Bem Fakultas tebaik dalam Ormawa awards dies natalis Unib tahun 2016, tapi satu hal yang terlintas dipikiran saya ketika memenangkan ini yaitu pergerakan ini harus tetap dilanjutkan, pergantian nahkoda bisa menjadi semangat awal dalam memenangkan pertempuran-pertempuran yang akan terjadi selanjutnya.


Seperti yang orang lain bicarakan hasil adalah bonus dari nikmatnya menjalani proses, proses yang kadang tak mudah, proses yang harus memerlukan pundak yang kuat untuk menompangnya, proses yang selalu membutuhkan pikiran yang positif saat masalah sedang rumit rumitnya sedang melanda dalam pikiran. tapi untungnya itu tak harus ditanggung oleh saya pribadi saja, saya punya rekan kerja yang hebat, saya punya rekan kerja yang tangguh, saya punya rekan kerja yang menawarkan pemikiran yang kritis tapi sanggup memeberikan ide ide yang solutif yang terkadang itu belum melintas di pikiran saya.

Dalam kepengurusan Bem Fisip Kbm Unib, mayoritas kepengurusan saya di isi dengan talenta talenta muda yang punya semangat juag tinggi saat  kritik mengarah mereka dengan sombongnya berkata ' Mengapa harus angkatan baru dan muda yang mengisi kepengurusan Bem Fisip KBM Unib ? '. Pertannyaan ini pelan pelan berhasil mereka jawab dengan penuh tanggung jawab dan akhirnya hanya ada satu kalimat yang terlontar dari mulut saya ketika kita memenangkan Ormawa Award yakni " Anak muda memang minim pengalaman, oleh karena itu ia tak menawarkan masa lalu, ia menawarkan masa depan - anies baswedan ".

Masih ingat di ingatan saya saat banyak orang bertanya kepada saya kenapa saya mengirimkan delegasi pertemuan Bem Fisip Se Sumatra yang hanya angkatan tahun 14 ? bukankah ini akan menurunan pandangan Bem lain kepada Bem Fisip Unib ? Tapi apa yang terjadi saat Pertemuan tersebut ? mereka menjadi delegasi terfavorit dan menjadi pemenang lomba karikatur se Bem Sumatra, dan yang terpenting lagi ketua delegasi yang diragukan oleh orang lain itu dulu untuk mewakili bem fisip di pertemuan itu malah sekarang telah dipercaya mejadi wakil gubernur Bem Fisip terpilih untuk periode 2016-2017, hhaha sadis bukan ?

Pada akhirnya yang harus kita ingat ialah usaha tidak akan menghianati hasil, impian selalu ada ada ditengah peluh, selalu menunggu agar ia menguncup sampai disuatu hari saat impian terkabul. terus lakukan yang kita suka jangan dengarkan cibiran mereka yang tak menyukaimu, satu hal yang harus kita ingat mereka juga tak sempurna sama halnya dengan kita jadi jangan risaukan kekurangan kita.

Waktu terus berjalan, sang gubernur baru Bem Fisip telah ditentukan, perjungan pergerakan ini harus tetap dilanjutkan dengan solusi yang tentu saja saya yakin akan lebih baik dari saya dan sebelumnya karna semangat untuk membangun dan berubah itu selalu lantang didengar dari mereka. selamat berjuang pengurus baru bem Fisip terus kibarkan kebanggan mahasiswa fisip ini dan selamat atas kemenangannya serta terima kasih kepada rekan kerja saya yang telah menjadi pribadi yang luar biasa dalam kepengurusan ini walaupun ucaan terima kasih tak cukup untuk mengambarkan semngat perubahan dalam diri kalian.

kepengurusan ini memang tak sempurna tapi perjuangan ini harus tetap di teruskan entah sebagai apapun posisi kita, Hidup Mahasiswa !!!

Impian setelah air mata
Bunga senyuman setelah tangis berhenti
Wujudkan terus usaha keras pun akan mekar

Impian setelah air mata
Ku percaya takkan kalah dari angin hujan
Sampai doaku mencapai langit cerah 



 lagu tulus - lagu untuk matahari dan Jkt48 - Hari pertama

Jumat, 25 Maret 2016

Antara Solusi dan Riuhnya Sebuah Kritik

Akhir-akhir saya makin menemukan sebuah fenomena ini. kritik tanpa ada solusi, mengeluh tapi tak mau berbuat untuk mengubah, capek tapi menolak untuk turun tangan meyelesaikannya secara langsung.

Realitanya kita lihat sekarang ini, fenomenanya makin memuncak semenjak kehadiran sosial media. sosial media tidak lagi hanya menjadi ajang berinteraksi seperti ide awalnya tetapi menjadi ajang saya hebat, saya benar dan saya mutlak. ketika saya menulis tulisan ini saya seperti menertawakan diri sendiri mungkin kah saya telah menjadi golongan yang demikian ?

Bahagia memang menjadi kritikus, tapi bukankah lebih bahagia lagi menjadi pemberi solusi dari setiap kritik yang diberi. sudah terlalu banyak kritikan yag telah kita sampaikan tapi kita enggan untuk duduk bersema membereskannya, "yang kita tahu, itu kan ya tugas mereka dan mereka yang harus menyelesaikannya toh percuma dong dipilih tapi mereka ga kerja ?" celetuk mas jarwo diujung malam sambil menikamati kopi hitamnya.

benarkah demikian ?
haruskah kita menyerahkan gitu aja ke mereka dengan dalil itu tugas mereka ?
harus seperti itukah kita hingga nanti air mata ibu pertiwi berubah menjadi darah ?

menjadi kritis mungkin bisa menyadarkan halayak ramai bahwa ada yang kurang dari apa yang seharusnya terjadi, dan jika kita memilih menjadi soerang yang kritis tapi bersolusi, kita akan dianggap sebagai orang yang telah lama ditunggu kehadirannya, di elu-elukan dan akan dipercaya oleh orang lain kedepannya

jadi, masihkah kita harus menjadi seorang kritik yang pembenci atau menjadi seorang pengkritik tapi memberi solusi jelas yang akan dianggap orang lain dewa ? jawabannya ada di diri kita masing-masing, mulailah berfikir jernia bahwa negara ini punya kita milik kita dan apapun yang kurang di negara kita adalah masalah kita bersama. jadilah pribadi yang bukan hanya paling riuh memberikan kritik tapi menjadi pribadi yang memiliki solusi dan berani untuk turun tangan langsung membereskannya secara bersama-sama dari pada hanya urun angan yang tak  mampu menjadi motor penggerak pembangunan kedepannya. Saya ? anda sudah pasti tahu jawabnya, saya memilih ikut turun tangan membereskan masalah yang ada disekrang memang saya tak akan begitu mampu mengatasinya tapi saya yakin banyak orang yang berada dibelakang saya berfikiran sama untuk turun tangan bersama-sama dari pada hanya berpangku tangan.

Enggak percaya ? ohhh, hatimu udah beku kawan nah atau mungkin jiwamu terlalu lelah untuk menghayal tapi tanpa tindakan ? semangat kawan, Take it for the next level !!!